Masalah Pada Kaki dan Cara Mengatasinya

Kaki sehat dan indah. Tidakkah Anda menginginkannya? Sayangnya, dibandingkan bagian tubuh lain, kaki memang sering diabaikan.

Kaki yang sehat adalah kaki yang bersih, mulus dan bercahaya. Tidak kering, pecah-pecah apalagi bau dan berjamur. Namun karena ketakpedulian kita, berbagai masalah dapat timbul pada kaki. Berikut adalah masalah-masalah yang sering ditemui pada kaki dan cara mengatasinya.

Tumit pecah-pecah
Kulit kaki yang pecah-pecah bisa menimbulkan rasa nyeri saat berjalan jauh. Aktivitas dan penampilan Anda pasti terganggu. Penyebab tumit pecah-pecah/mengelupas cukup banyak. Bisa karena terkena bahan kimia (misalnya detergen), penggunaan alas kaki terbuka di bagian tumit dalam waktu lama, bisa juga oleh jamur akibat kelembaban tinggi, karena memang kulit terlalu kering, alas kaki dengan hak yang terlalu keras atau terlalu sering bertelanjang kaki di atas lantai keramik atau semen.

Cara mengatasinya gosoklah bagian yang pecah-pecah tersebut dengan alat penghalus telapak kaki (bisa berbentuk batu apung atau penghalus kaki khusus yang dijual di toko kecantikan) ketika Anda mandi. Alat ini akan mengelupaskan kulit-kulit kering pada tumit. Setelah itu lanjutkan dengan mengoleskan foot lotion yang mengandung pelembab atau baby oil. Lalu kenakan kaus kaki lembut ketika Anda berangkat tidur. Esok harinya, coba rasakan tumit Anda sudah mulai terasa lebih lembut.

Bau kaki
Bau kaki yang tidak sedap berawal dari keringat. Keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau namun setelah bercampur dengan bakteri, keringat menjadi bau. Salah satu penyebab utama bau kaki adalah memakai bahan penutup kaki atau sepatu yang salah. Sepatu dari plastik atau bahan sintetik tidak dapat menguapkan dan menyerap keringat dengan baik sehingga kaki tetap basah.

Untuk mengurangi bau kaki, ketika mandi jangan lupa membersihkan bagian sela-sela kaki dan selalu keringkan kaki secara menyeluruh. Pakailah sepatu yang terbuat dari bahan alami seperti kulit karena memungkinkan kaki bernapas sehingga terhindar dari bau yang disebabkan keringat. Gunakan juga kaos kaki berbahan cotton atau wool yang dapat membantu kaki tetap kering. Hindari memakai sepatu yang sama dalam dua hari berturut-turut dan ganti kaos kaki sekali atau dua kali sehari. Bila perlu, untuk mengusir bau kaki, gunakan spray kaki ketimbang bedak karena jauh lebih efektif.

 

Kulit kaki kering atau bersisik
Kaki bersisik menunjukkan kekeringan pada kulit. Kulit dapat menjadi kering akibat beberapa hal di antaranya berada dalam ruangan ber-AC atau di bawah sinar matahari dalam jangka waktu yang cukup lama, memiliki jenis kulit yang kering, atau kurang konsumsi cairan.

Untuk mengatasinya gunakan foot atau body lotion setiap keluar rumah dan pada malam hari. Anda juga bisa menggunakan petroleum jelly yang berfungsi untuk melembabkan kulit kaki yang kering. Perbanyaklah konsumsi sayuran dan buah, dan jangan lupa minum air putih minimal 8 gelas per hari.

Jamur pada kaki
Jamur di sela jemari kaki biasanya disebabkan oleh jamur jenis Candida albicans. Kulit sela jari kaki terlihat mengelupas dan warnanya seperti susu dengan rasa gatal yang hebat.
Meskipun tidak berbahaya, jamur yang tidak segera diobati secara tuntas akan menular ke bagian tubuh lain. Pengobatannya sebenarnya tidak sulit, yaitu dengan pemberian obat minum dan salep. Yang penting adalah mengetahui dengan pasti jenis jamur yang menyerang kaki agar mandapat pengobatan yang tepat.

Iritasi setelah waxing
Bagi sebagian besar wanita, bulu kaki yang lumayan lebat akan mengganggu penampilan. Karenanya kerap membuat mereka tidak pe-de. Untuk menghilangkannya banyak yang memilih waxing. Tetapi bila penggunaan jenis wax (lilin) tidak tepat maka iritasi pada kulit bisa terjadi.

Jika timbul iritasi pada area yang baru di wax maka segera oleskan cammomile lotion secepatnya. Diamkan selama beberapa menit kemudian dibersihkan. Hindari melakukan waxing pada saat Anda sedang mengalami PMS (Pre Menstrual Syndrome), karena pada saat tersebut kulit Anda cenderung lebih sensitif.

Penyakit varises dan mata ikan
Ada juga masalah pada kaki yang tergolong sebagai penyakit, yakni varises dan mata ikan. Varises terjadi karena adanya pembesaran pembuluh darah balik (vena). Varises akan timbul bila ada pembebanan berlebihan pada kaki, misal pada kehamilan, olah raga tertentu, atau sikap badan statis terlalu lama. Untuk mengatasinya tersedia obat anti varises. Atau dapat juga menggunakan kaos kaki anti varises untuk mencegah pelebaran pembuluh darah.

Penyakit mata ikan sebenarnya merupakan penebalan kulit karena pemakaian sepatu yang terlalu keras atau sepatu yang tidak pas sehingga “menyiksa” telapak semua bagian telapak kaki. Penyakit ini dapat diobati dengan obat tetes khusus, atau dengan pembedahan kecil. Untuk mencegahnya, gunakan sepatu yang lebih pas, lembut, dan enak dipakai. Ingatlah, kaki merupakan tumpuan utama kita dalam beraktivitas. Agar kaki Anda sehat dan indah dipandang, Anda harus menjaga kebersihan dan memberikan perawatan yang tepat. Mulailah memanjakan kaki Anda.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *